Pelantikan kepengurusan baru Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia (FORTEI) untuk Regional 1 Sumatera dan Kepulauan tahun 2023-2025

Pelantikan kepengurusan baru Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia (FORTEI) untuk Regional 1 Sumatera dan Kepulauan tahun 2023-2025

Kepala Prodi Teknik Elektro Universitas Medan Area Yaitu Ir. Habib Satria, MT, IPP mengikuti kegiatan Pelantikan kepengurusan baru Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia (FORTEI) untuk Regional 1 Sumatera dan Kepulauan tahun 2023-2025 di Sumatera Barat  tepatnya Universitas Andalas

Lulus Pendanaan PKM 2023

Selamat dan Sukses Kepada Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Berhasil lolos Pendanaan Program Kreatifitas Mahasiswa Tahun 2023 Dengan judul ; RANCANG BANGUN SMART PLANT PROTECTION PADA TANAMAN CABAI HIDROPONIK DENGAN TEKNOLOGI HYBRID SYSTEM GUNA MENCEGAH GAGAL PANEN AKIBAT HAMA. Adapun nama-nama Mahasiswa & Dosen Pembimbing tersebut yaitu sebagai berikut :
Nama
Ketua : Roy Harlan Perangin Angin
Npm:198120031

Anggota:
Nama
1. Muhammad Aldhi
Npm : 198120020
2. Dicky Aswanda
Npm : 198120034
3. Ilham Baskoro
Npm : 218150076
4. Devin Prayoga Agustira Saragih
Npm : 218120037

Dosen Pembimbing PKM:
Ir. Habib Satria, M.T, IPP

Transformator Tiga Fasa

Desain Transformator Tiga Fasa
Trafo listrik tiga fase banyak digunakan di berbagai peralatan untuk pengoperasian yang lancar dan aman. Trafo listrik tiga fasa disebut juga dengan trafo ABW, yang juga dikenal dengan nama superkonduktor. Ini adalah komponen utama dalam sejumlah peralatan elektronik. Misalnya, peralatan AB termasuk mesin mobil, pneumatik, AC, sistem pemanas rumah tangga, tungku berbahan bakar minyak, generator listrik, peralatan listrik kelautan dan satelit.

Transformator tiga fase pada dasarnya adalah sekelompok perangkat penerima yang dililit rapat atau diikat yang memiliki inti magnet permanen dan strip terminal dengan potongan kutub variabel. Mereka dapat diklasifikasikan sebagai transformator step-up atau step-down. Transformator tiga fase memiliki medan magnet yang diinduksi pada terminalnya oleh bagian kutub ketiga dari perangkat. Akibatnya, medan magnet bolak-balik yang muncul di perangkat menginduksi medan magnet kedua pada strip terminal lainnya. Arus sekunder dari perangkat kemudian diinduksi pada potongan kutub ketiga. Seperti namanya, arus yang dihasilkan dari trafo listrik berbanding lurus dengan tegangan induksi pada terminal.

Transformator tiga fasa dapat bekerja dengan sangat baik jika ditempatkan di lingkungan yang sedikit atau tanpa atmosfer. Satu-satunya cara untuk membuatnya bekerja secara efisien di lingkungan yang lembab dan lembab adalah dengan menggunakan bahan insulasi yang sesuai seperti insulasi papan serat epoksi. Selain itu, perlu untuk memasang insulasi dengan benar dengan menggunakan sambungan kait dan lubang tali yang benar. Penggulungan inti harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kemungkinan korsleting. Penting juga untuk memeriksa apakah belitan disejajarkan dengan benar sehingga kemungkinan kerusakannya minimal.

Untuk melindungi belitan primer dari benturan yang merugikan, strip pelindung tugas berat harus dipasang di bagian luar struktur terminal. Hal ini sangat penting untuk menjaga agar temuan tidak berputar dalam kondisi kecepatan tinggi. Ada banyak desain transformator tiga fase yang menggunakan pengait dari sisi sekunder dengan arah yang berlawanan dengan sisi primer untuk perlindungan. Ini lebih sulit dan tidak seefektif pendekatan pengkabelan langsung.

Biaya konfigurasi trafo listrik tergantung pada kerumitan desain dan jenis insulasi yang digunakan. Karena konfigurasi belitan bervariasi sesuai dengan lingkungan, ukuran belitan dan insulasi juga bervariasi, sehingga mempengaruhi harga transformator tiga fase. Pilihan terbaik adalah memanfaatkan layanan ahli listrik yang memenuhi syarat yang dapat membantu Anda dalam menyediakan trafo tiga fase terbaik dengan harga terjangkau.

Desain belitan sekunder memainkan peran penting dalam efisiensi perangkat. Ini juga menentukan efisiensi perangkat dalam hal mempertahankan muatan listrik. Tiga putaran utama ditempatkan pada poros baja untuk menimbulkan medan elektromagnetik. Gulungan sekunder terdiri dari kawat tembaga dengan ketebalan yang berbeda, yang diberi daya oleh belitan primer.